
Rabu, 13 September 2023 bertempat di Ruang Media Center, Pengadilan Agama Trenggalek mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Juknis Pengelolaan Data Tenaga Teknis Peradilan Agama. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dirjen Badilag Mahkamah Agung RI. Acara sosialisasi dan Pembinaan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, diikuti Wakil Ketua, Hakim, Panitera, Panitera Pengganti, Kasubag Kepegawaian dan Kasubag PTIP Pengadilan Agama Trenggalek.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor: 50/KMA/SK/III/2019 tentang pemberlakuan Aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIKEP) pada MA RI dan peradilan dibawahnya, maka Dirjen Badilag akan melakukan penghentian penggunaan Aplikasi Backup Sikep (ABS) per tanggal 13 September 2023.

Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dibuka secara resmi oleh Plt Ditjen Badilag Bapak Bambang H. Mulyono, S.H., M.H. kemudian dilanjutkan dengan Pembinaan dan Sosialisasi oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Ditjen Badan Peradilan Agama Bapak Dr. H. Candra Boy Seroza. S.Ag., M.Ag.
Dalam Pembinaannya Beliau menyampaikan ada beberapa kebijakan yang diambil oleh Mahkamah Agung RI salah satunya kaitannya dengan keterbatasan sumber daya manusia bagian Hakim dan Kepanitraan oleh sebab itu untuk mengatasi kekurangan tersebut Pimpinan Mahkamah Agung mengambil kebijakan dibolehkan mengajukan Hakim tunggal namun bersifat sementara. Selain itu Beliau juga menjelaskan mengenai perbantuan sementara (detasering) bagi Hakim dan Panitera Pengganti Peradilan Agama dan mengenai Permohonan Promosi Mutasi Tenaga Teknis di lingkungan Peradilan Agama.
Kegiatan dilanjutkaan dengan Sosialisasi Juknis Pengelolaan Data Tenaga Teknis, Updating Data Tenaga Teknis Peradilan Agama dan Komponen IP ASN pada Aplikasi SIKEP, serta Sosialisasi Menu SIMTEPA untuk satuan kerja.

Kegiatan ini diharapakan akan memberikan landasan yang kuat bagi peradilan agama di seluruh Indonesia untuk mengatasi berbagai permasalahan yang mungkin timbul di masa depan dan menjaga kualitas sistem peradilan yang adil dan efisien, dan dapat menjadi saran sharing untuk terus meningkatkan kualitas dari manajemen mengenai Kepegawaian dan menejemen bagaimana meningkatkan kualitas promosi dan mutasi yang selama ini terus dilakukan perbaikan-perbaikan. Terakhir kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab dan saran dari seluruh peserta pembinaan yang langsung ditanggapi oleh Direktur Tenaga Teknis Peradilan Agama.
